Communication yes!!!!

COMMUNICATION

Communication is information transmitting process and definition from people to others people. Communication process : the transmission of information, and the exchange of meaning, between at least two people. Noise : factors extraneous to the communication process which interface with or distract attention from the transmission and reception of the intended meaning. Feedback : the process through which the transmitter of a message detects whether and how that message has been received and decoded.

Komunikasi sangat diperlukan dalam sebuah organisasi untuk penyampaian sesuatu antar sesama anggota dan pimpinan. The process of communication is 1. idea/communicator 2. encoding 3. information transmitting 4. communican 5. decoding of information 6. feedback 7. back to idea/communicator.

Unsur-unsur komunikasi adalah :

  1. Communicator
  2. Transmitting
  3. Communican
  4. Information
  5. Feedback

Berdasarkan sifat komunikasi dan jumlah komunikasi menurut Onong Uchyana Effendi, komunikasi dapat digolongkan kedalam 3 kategori, yaitu:

  1. Komunikasi antar pribadi : komunikasi ini terjadi hanya antar individu saja dalam menyampikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dapat tercapai keinginan bersama.
  2. Komunikasi kelompok : komunikasi ini terjadi antar anggota dalam suatu kelompok sehingga penyampaian informasinya lebih luas daripada antar pribadi.
  3. Komunikasi massa : Komunikasi ini jauh lebih luas dari komunikasi kelompok, karena komunikasi ini memakai alat, yaitu media massa yang meliputi media cetak(koran, majalah, buku dll) dan elektronik(radio, televisi, telepon dll).

Dalam melakukan komunikasi organisasi, Steward L. Tubbs dan Sylvia Moss dalam Human Communication menguraikan adanya 3 model dalam komunikasi, yaitu:

a)      Komunikasi Linier(one-way communication) : komunikasi ini hanya terjadi pada penyampai saja, tidak ada feedback/respon dari sang penerima informasi tersebut, jadi komunikasi ini bersifat monolog.

b)      Komunikasi Interaksional : komunikasi model ini lanjutan dari model linier karena sudah terjadi feedback/respon dari sang penerima informasi, komunikasi ini sudah terjadi dialog antara komunikator dan komunikan. Pada saat yang sama seseorang dapat menjadi komunikator dan komunikan sekaligus karena dialog yang terjadi saling memberikan informasi.

c)       Komunikasi Transaksional : dalam model ini komunikasi hanya dapat dipahami dalam konteks hubungan(relationship) antara dua orang atau lebih. Pandangan ini menekankan bahwa semua perilaku adalah komunikatif. Tidak ada satupun yang tidak dapat dikomunikasikan.

Menurut keresmiannya, komunikasi dibagi menjadi 2 :

  1. Komunikasi formal : komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi.
  2. Komunikasi informal : komunikasi yang disetujui secara sosial.

Klasifikasi Komunikasi berdasarkan dari segi arah penyampaiannya :

  1. Downward Communication : komunikasi yang terjadi antara pimpinan dengan para personel/pegawainya.
  2. Upward Communication : komunikasi yang terjadi antara pegawai/personel dengan atasannya.
  3. Horizontal Communication : komunikasi yang terjadi antar sesama anggota yang memiliki jabatan yang sama. contohnya pimpinan dengan pimpinan atau pegawai dengan pegawai.

Dunia saat ini sudah semakin berkembang, begitupun dengan dunia pendidikan. Penyampaian informasi materi pembelajaran kelas sudah dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Penyampaiannya lebih banyak melalui media elektronik contohnya melalui jaringan internet. Di sekolah-sekolah sudah dipasang jaringan wireless untuk siswa-siswi mereka mengakses materi pembelajaran maupun tugas dari guru, dimanapun dan kapanpun selama mereka masih berada pada jangkauan jaringan wireless tersebut.

Menurut pendapat saya, layanan seperti ini sangat diperlukan pada perkembangan jaman saat ini. Karena ini semakin memudahkan para siswa mencari informasi dari materi-materi pembelajaran kelas maupun tugas mereka yang diberikan guru.

Salah satu sekolah yang sudah menggunakan layanan ini adalah SMA PLUS PGRI Cibinong, dimana hampir disetiap gedung dipasangi layanan wireless sehingga dimanapun siswa-siswi berada seperti di kelas, di lapangan ataupun di kantin sekolah mereka dapat mengakses internet. Dapat dengan cepat mendapatkan informasi yang mereka butuhkan saat itu juga tanpa harus pergi ke warnet.

Namun kekurangannya adalah mereka harus memiliki laptop/notebook sendiri yang dilengkapi dengan jaringan wireless atau handphone yang dilengkapi dengan akses internet dan jaringan wireless serta mereka dapat mengakses web-web secara bebas. Maka dari itu perlu adanya pemblokiran web tertentu yang tidak sepatutnya dapat dibuka oleh siswa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s