KATA BAKU!!

Kata baku adalah kata standar yang sudah sesuai aturan bahasa atau kaidah yang berlaku, didasarkan pada ilmu, termasuk ilmu bahasa dan perkembangan zaman. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.

Contoh penggunaan kata baku terdapat pada:

Surat menyurat antarlembaga
-Laporan keuangan
-Karangan ilmiah
-Lamaran pekerjaan
-Perundangan
-dll.
Contoh beberapa kata baku dengan kata tidak baku:

-Apotek – Apotik
-Cenderamata – Cinderamata
-Telepon – Tilpon/Telpon
-Hutang – Utang
-Dipersilakan – Dipersilahkan
-Kaidah – Kaedah
-Lesung pipi – Lesung pipit
-Mengubah – Merubah
-dll.
Seperti yang kita lihat pada pembahasan di atas. Kata-kata baku sangat jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam konteksnya manusia lebih sering menggunakan bahasa pergaulan sehari-hari atau yang biasa disebut sebagai bahasa ibu. Semakin berkembangnya zaman dan tata bahasa, semakin manusia jarang menggunakan kata baku walaupun sedang berhadapan dengan orang yang jabatannya lebih tinggi. Namun dalam surat-menyurat antar lembaga atau surat lamaran pekerjaan dan yang lainnya masih menggunakan kata baku.

Sebagai penduduk negara Indonesia seharusnya kita tahu dan selalu menggunakan kata yang ejaannya disesuaikan oleh negara dan bahasa kesatuan yaitu bahasa indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s