RESENSI NOVEL

RESENSI NOVEL “THE LOST SYMBOL”

Judul                : The Lost Symbol

Penulis             : Dan Brown

Penerbit          : PT Bentang Pustaka

Penerjemah    : Ingrid Dwijani Nimpoeno

Tebal Buku      : 705 halaman

Harga              : Rp 149.000,-

 

SINOPSIS

Profesor Robert Langdon seorang Profesor simbologi keagamaan di Universitas Harvard dan Katherine Solomon seorang ilmuwan dan periset dalam ilmu Noetic ditantang seseorang yang misterius yang menamakan dirinya Mal’akh yang ternyata adalah anak laki-laki Peter Solomon yang bernama Zachary Solomon yang sudah lama meninggal dibunuh di dalam penjara untuk mencari kata yang hilang dalam simbologi kelompok Freemasonry setelah ia meninggalkan potongan tangan kanan Peter Solomon, sahabat Robert sekaligus kakak dari Katherine. Freemasonry adalah kelompok persaudaraan terbesar dan tertua didunia.

Namun ketua agen CIA Inoue Sato bersama anak buahnya campur dalam masalah ini karena semuanya berhubungan dengan sejarah dan keamanan bangsa Amerika. Mal’akh berpesan akan membunuh Peter sampai waktu yang ditentukan jika Robert tidak berhasil menemukan harta karun terbesar Freemasonry dan siapa saja yang menghalangi keinginannya ini. Namun Inoue tidak memperdulikan keselamatan Peter yang membuat Robert dan Katherine merasa harus menjauh dari agen CIA.

Berhasilkah Robert dan Katherine memecahkan berbagai macam simbol dan teka-teki yang dibuat oleh kelompok Freemasonry? Mampukah mereka lolos dari para agen CIA dan berpacu dengan waktu agar Peter tidak terbunuh?

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Dan Brown dalam novelnya selalu mengangkat fakta sejarah dari tempat-tempat yang ia gunakan. Seperti Angels and Demons di kota Roma dan The Davinci Code di kota Paris. Dalam novel The Lost Symbol, Dan Brown mengangkat sejarah bangsa Amerika dan kelompok-kelompok persaudaraan tua seperti, Fremason, Rosicrusian, Knight Templar dan lainnya.

Dan Brown mampu membawa para pembacanya hanyut dalam petualangan yang ia ciptakan melalui tokoh utamanya, Robert Langdon. Dengan cerita yang kompleks dan alur yang teratur. Tempat-tempat dan sejarah yang ia tulis dalam novelnya adalah nyata. Kita dapat mendatangi langsung tempat-tempat yang ada dalam novel seperti Monumen Washington, Gedung Capitol, Perpustakaan Kongres, House of The Temple, George Washington Masonic Memorial, Smithsonian Museum Support Center dan lainnya. Hanya tokoh-tokohnya saja yang fiksi namun masih menggunakan nama orang-orang terkenal dalam sejarah seperti keluarga Solomon. Selain itu di bagian sampulnya terdapat beberapa simbol dan teka-teki yang memaksa pembaca berpikir dan mencari jawabannya sesuai dengan cara pemecahan yang Robert Langdon lakukan.

Namun masih ada beberapa keganjilan dalam beberapa ruangan dalam beberapa gedung yang tidak sesuai dengan aslinya dan ada pula yang masih dirahasiakan ke masyarakat luas sehingga para pembaca bertanya-tanya tentang beberapa tempat itu.

One thought on “RESENSI NOVEL”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s