Jenjang Karir Dalam Dunia Pekerjaan

     Pada halaman ini akan dibahas tentang jenjang/tingkatan/level profesi secara umum dan harapan jenjang karir yang ingin saya capai.

     Seperti yang pembaca tahu, dalam dunia pekerjaan terdapat beberapa jenjang/tingkatan/level yang dimulai dari level paling bawah, yaitu :
1. Fresh Graduate
2. Junior
3. Experience
4. Senior
5. Principal
6. Manager
7. Director

1. Fresh Graduate
     Adalah orang-orang yang baru saja lulus dari Universitas, Institut, Akademi maupun Sekolah Menengah yang sudah masuk dalam usia produktif. Namun sebagian sudah ada yang memiliki pengalaman pekerjaan sehingga dapat digolongkan sebagai Junior atau mungkin Experience. Untuk kasus ini namanya akan berubah dari fresh graduate menjadi experience graduate.
Sebagian besar fresh graduate belum memastikan akan dibawa kemana karir yang akan mereka jalani nantinya. Untuk yang sudah memiliki pengalaman mungkin mereka akan memilih perusahaan yang pernah memperkerjakan mereka atau perusahaan lain yang memiliki bidang yang sama. Namun sebagian lagi akan memilih karir yang sesuaidengan minat dan hobinya.

2. Junior
     Setelah fresh graduate diterima bekerja pada perusahaan yang mereka pilih, sudah pasti sebagai karyawan entah swasta maupun negeri. Biasanya seorang fresh graduate akan diberikan training oleh perusahaan tersebut untuk dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. Mereka yang lulus training ini akan memiliki title “Junior”.

Ciri-ciri dari level junior adalah:
1. Dapat bekerja dalam proyek / layanan tertentu pada tingkat dasar (basic).
2. Bekerja dibawah pengawasan / supervisi dari yang lebih berpengalaman.
3. Pengalaman kerja dibawah 2 tahun

3. Experience
     Setelah memiliki pengalaman bekerja selama 2 tahun lebih, seorang Junior dapat naik tingkat ke level Experience. Orang-orang di level inilah yang paling banyak dibutuhkan di dunia kerja dan dapat dianggap “siap kerja”.

Ciri-ciri dari level Experience adalah:
1. Dapat bekerja dalam proyek / layanan pada tingkat menengah atau lanjut dengan menerapkan teknologi atau
metodologi terkini.
2. Dapat bekerja secara mandiri dibawah pengawasan / supervisi yang minimum. Kadang kala tidak membutuhkan supervisi selama bekerja dan akan di review oleh team lead
atau atasannya setelah pekerjaannya diselesaikan.
3. Pengalaman kerja diatas 2 tahun

4. Senior
     Dalam level ini dapat dikatakan sebagai level teknikal tertinggi yang umumnya dapat dicapai seorang pekerja. Untuk mencapai level ini, diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam bidangnya. Biasanya orang yang berada di level ini ditempatkan sebagai team lead dalam proyek.

Ciri-ciri dari level senior adalah:
1. Menguasai secara mendalam dan umumnya berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam bidangnya, walaupun ada pula yang mencapai level ini dalam 3 tahun dan ada yang 10 tahun, semuanya bergantung pada kemampuan dan kesempatan masing- masing.
2. Dapat bekerja tanpa supervisi karena dialah yang seharusnya paling tahu solusi terbaik.
3. Mengawasi (supervise) dan mereview hasil kerja anggota team yang berada di bawah levelnya seperti Junior
dan Experience.
4. Sebagai tempat bertanya / mentor dalam bidangnya di lingkungan kerjanya.
5. Berperan sebagai designer / analyst / architect atau team lead dalam sebuah proyek.

5. Principal
     Principal disini maksudnya adalah “utama”. Mereka yang dianggap mencapai level ini biasanya diakui sebagai yang paling cemerlang diantara para senior. Mereka tidak hanya dianggap sebagai expert tapi juga sebagai leader dalam bidangnya.

Ciri-ciri level Principal adalah:
1. Memiliki seluruh kemampuan dari level senior.
2. Sebagai tempat bertanya dalam bidang profesinya dalam lingkungan yang lebih luas baik nasional maupun
internasional.
3. Sering membuat artikel / tulisan-tulisan mengenai bidang profesinya yang bermanfaat bagi orang lain.
4. Dapat dipercaya untuk membangun / mengembangkan sebuah standard (set the standards) yang digunakan dalam bidang profesinya.

6. Manager
     Seorang dengan level Senior dan memiliki track record yang bagus biasanya dapat dipromosikan sebagai Manager. Tugas- tugas umum seorang manager adalah membuat perencanaan yang mencakup biaya, waktu pengerjaan, jumlah pekerja yang dibutuhkan, kemudian mengontrol jalannya proyek dan menyingkirkan segala hambatan/rintangan dalam proyek baik dalam hal teknis (teknologi) atau non teknis (politik, birokrasi).

7. Director
     Level ini adalah yang paling tinggi. Seorang yang berada di jenjang ini idealnya bekerja di tingkatan kebijakan dan strategi.

     Jenjang karir yang ingin saya capai adalah minimal di jenjang Manager yang terjun langsung sebagai orang yang mengatur perusahaan dan jenjang paling tinggi pada Director yang memberikan kebijakan-kebijakan serta strategi yang digunakan untuk memajukan perusahaan yang saya miliki.Namun dalam hal itu saya harus menghadapi kompetisi global, dimana saya harus berada pada level terendah terlebih dahulu dan harus bersaing dengan kompetitor lain dalam memperoleh pekerjaan dan harus memiliki gelar minimal S2 sebagai manager dan S3 sebagai Director.

referensi :
http://totonsiplho.wordpress.com/2011/02/16/jenjang-karir-di-dunia-it/

3 thoughts on “Jenjang Karir Dalam Dunia Pekerjaan”

  1. terima kasih infonya ..ke depan semoga blog ini lebih banyak melakukan anilsa pada keadaan real sebagai sumber informasinya sehingga dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s